Rabu, 08 Januari 2014

Azzura Sang Ratu

Azzura Anjing yang cantik dan baik


Azzura muncul di komunitas kami, sebagai anjing yang lucu dan menyenangkan. Tubuhnya yang gempal dan padat serta tingkah lakunya yang tenang dan baik, sangat mengesankan bagi kami semua. Azzura menjadi semacam ‘trendsetter’ dan diikuti oleh para anggota dalam mentreatment anjingnya, baik dalam hal makanannya maupun cara melatihnya, bahkan Azzura menjadi Maskot untuk komunitas ini.



Azzura merupakan Husky betina yang sangat kuat. Di balik sosoknya yang cantik dan lemah lembut, ternyata tubuhnya gempal terbentuk dari otot-otot yang terjalin padat. Semua yang bertemu dengannya pasti akan menyukai sosoknya yang lucu dan menggemaskan.



Pada hari itu, Minggu 24 Nopember 2013, seperti biasanya kami mengadakan acara kumpul bareng bersama Husky kesayangan kami. Kali ini kami memilih Bakrie Nirwana Residence (BNR) Bogor sebagai tempat berkumpul. Seperti biasanya Azzura menjadi tokoh utama yang menarik perhatian Komunitas dan juga orang-orang yang melihatnya. Dia memang Husky cantik yang mempesona.



 Pagi itu dengan sangat bersemangat, Azzura diajak berlari keliling jalan-jalan di BNR, setelah beberapa kali berkeliling, rupanya dia kelelahan, dan berhenti sampai 3 kali… tapi karena disemangati oleh Sdr. Leonardus sebagai ownernya, dia bangkit lagi dan melanjutkan perjalanannya..



Tetapi sungguh sangat mengejutkan bagi kami semua karena begitu sampai kembali ketempat kami berkumpul, tiba-tiba dia berteriak seperti sangat kesakitan dan langsung menggeletak di tanah. Mungkin ia terkena heat Stroke, mengingat kondisi cuaca saat itu sangat terik, ini menjadi pelajaran sangat penting bagi kami, karena Siberian Husky merupakan anjing yang habitat aslinya di Kutub yang dingin.



Pak Rky Refrinal segera memberikan pertolongan pertama dengan membasuh seluruh tubuhnya dengan air dingin dan menenangkannya. Kemudian menggendongnya ke mobil untuk segera dibawa ke Dokter terdekat oleh Sdr. Leonardus.



Segera Azzura dibawa oleh Sdr Leonardus dan isteri, untuk diberikan pertolongan lebih lanjut, namun jalan hidupnya berkata lain. Berikut percakapan kami melalui Black Berry Massanger Grup SHLB seputar kejadian meninggalnya Azzura yang sangat kami sayangi dan menjadi kebanggaan komunitas ini:



Leonardus Gita Gouw: “Azzura meninggal barusan.. Mohon maaf baru bisa ngabarin… BB saya kehabisan batere… Sabtu ke Taken PP + keliling Zeni… Minggu pagi sebelum kumpul, saya mandiin dulu… baru diajak keliling BNR…”



Teguh Hartadi: “Turut berduka cita Bro…”



Arozaqi Giovani: “Turut berduka cita atas meninggalnya Azzura (Rose)… Iya semua pasti merindukan Azzura…”



Leonardus Gita Gouw: “Better dia pulang ke BAPA daripada dia kesiksa… 12 jam dia bertahan…”



Ingrid Arynda: “Turut berduka cita…  Yang kuat ya Leo… Azzura dah tenang di Surga… bersama Rocky…”



Rky Refrinal: “Bro Leo, saya sangat berduka cita atas berpulangnya Azzura, semoga ini merupakan jalan Tuhan yang terbaik, dan semoga leo dan isteri tabah… Kita sangat kehilangan Azzura yang lucu dan menyenangkan, bahkan menjadi mascot di komunitas ini. Tentunya ada tempat terbaik di Surga untuk Anjing hebat dan baik seperti Azzura… Saya sangat berduka dan dapat merasakan kehilangan yang dalam atas berpulangnya sesosok Azzura yang penuh cinta. Amin… Azzura pergi dengan segenap cinta yang mengiringi, dengan segala kebanggaan… Tuhan telah merencanakan ini semua, dia akan menjadi Husky bersayap penghuni Surga…”



Leo Fernando Accelera: ”Turut berduka Bro… Jesus Christ Bless you…”



Brahma Wilyandrie Kandahdjaja: “Turut berduka cita buat Ko Leo beserta isteri, yang sabar dan tabah ya, Azzura pasti bangga punya partner seperti ko Leo…”



Yan Yan: “Leo , turut berduka cita ya. Semoga leo dan isteri tabah. Azzura diberikan tempat yang nyaman di sisi Tuhan.”



Stephen Barnabas: “Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya Bro Leo dan isteri atas meninggalnya Azzura… kita semua sangat kehilangan dan merindukan Azzura…”



Lily Noel Uya: “Turut berduka ya Bro Leo… benar kata ci Ingrid, si Azzura sudah tenang di Surga bersama si Rocky. God Bless You.”



Juvensius viosandy: “Turut berduka ya atas kepergian Azzura… Semoga diberi ketenangan di Surga… Ko Leo tetap semangat ya…”



Rky Refrinal: “Saya teringat selalu kata-kata yang membuat saya terhibur tatkala Rocky pergi… kuburan terbaik seekor Anjing adalah di hati tuannya…”



Stephen barnabas: “Itu kata-katanya Ben Hur Lampman, pak Rky, dia adalah seorang penulis terkenal mengenai binatang-binatang peliharaan: “Tempat yang paling tepat untuk menguburkan seekor anjing yang baik adalah di dalam hati tuannya.” ~Ben Hur lampman (1886-1954)… Saya juga sangat terhibur dengan kata-kata tersebut waktu Brandy, Anjing kesayangan saya meninggal www.stephenbarn.blogspot.com  …”



Ricodemus: “I’m Sorry to hear that ko2 leon, semua yang terbaik yang Tuhan kasih… god Bless you…”



Rob Renee kenel: “Turut berduka atas kepergian Azzura @p leo yang tabah… untuk kasus Anjing, aku juga pernah mengalami… karena memang Anjing yang tubuhnya kegemukan akan beresiko  ke jantung dan kekurangan oksigen jika kecapean… Banyak kita2 yang menginginkan Anjing2 kita gemuk2, tapi ini sangat beresiko…”



Rky Refrinal: “Saya berkeyakinan ketika itu jika diinfus dan diberikan obat via infuse akan lain jadinya. Namun saya pun yakin, ini sudah garis hidup… penanganan kemaren sudah sangat tepat, sesuai prosedur, saya sempat lega sedikit, karena mukosa Azzura tidak memucat dan pupilnya stabil…”



Leonardus Gita Gouw: “Kondisi Azzura yang naik turun pa… dah diinfus dll… Semangat hidupnya besar sekali… 14 jam pa… teriak2… Saya ma isteri yang akhirnya gak tega…”



Rky Refrinal: “Kita manusia pun seharusnya banyak belajar dari Azzura ttg persahabatan, kesetiaan, kasih sayang dan semangat hidup… Begitu mulianya seekor anjing… Saya tidak pernah memaki orang dengan sebutan itu… bahkan saya pernah menegur orang yang memaki anaknya dengan sebutan ‘anjing’, padahal Anjing itu saangat lembut, setia dan sangat hebat… Azzura itu sangat sering ingin Aku gendong, walau abis gendong dia tenaga langsung terkuras habis… namun lega banget… Azzura itu berhati besar.. sebesar badannya…”



Teguh Hartadi: “Ini menjadi pelajaran berharga buat kita. Sekiranya panas menyengat seperti hari ini, mungkin waktunya bisa dipersingkat… atau lain kali cari tempat yang rindang dan banyak pohon-pohonannya… terus masukkan buat para owner, kalo bisa sering-sering diajak jalan dogienya, supaya mereka terbiasa… karena kekuatan telapak kaki doggie yang biasa diajak jalan sedikit berbeda dengan yang tidak biasa diajak jalan…”



Rky Refrinal: “Untuk memilih lokasi, perhatikan Huskynya dan bukan lebih karena kita pengen exist…”



Brahma wilyandrie Kandahdjaja: “Kalau saya pribadi sih tadi memang merasa sangat kepanasan, soalnya jalanan di daerah situ ga ada hijau-hijaunya, ga ada tempat adem di bawah pohon…”



Lily Noel Uya: “Seharusnya hal apa yang paling tepat sekiranya salah satu Anjing kita mengalami apa yang dialami Azzura-nya Leo?”



Teguh Hartadi: “Lakukan P3K seperti kemaren, lalu bawa ke Dokter untuk penanganan selanjutnya… Langkah P3K kemaren sebenarnya sudah tepat…”


Rky Refrinal: “Ini pelajaran yang sangat berharga… Waktu adalah sangat penting pada kejadian itu… Setelah P3K, dia harus segera diinfus, dan obat2an penurun panas dimasukkan lewat infuse… jadi kalo ada kejadian seperti ini lagi, telpon Dokter untuk pastiin keberadaannya… sampaikan kondisi pasien selama dalam perjalanan sehingga Dokter bisa persiapkan segala sesuatunya… perlu diingat pada kejadian seperti tadi, Dogie kita harus dibawa ke klinik yang memiliki peralatan memadai, dan jangan gunakan Dokter house call… house call hanya pada kasus ringan, atau pengobatan rutin saja…”


Azzura, Sang Ratu 



 Azzura, Sang Ratu 2


 Azzura with Ingrid Arynda


Semoga tenang & bahagia di sana yaa....

Rocky: Kenangan Yang Abadi




Rasanya belum begitu lama kami mengenalnya, tapi ternyata pertemuan kami yang singkat itu telah memberi kami kesan yang sangat mendalam. Sahabat kami, Rocky, Anjing Siberian Husky yang tampan. Bulu hitamnya yang mengkilat dan keanggunan gayanya menunjukkan bahwa dia merupakan kebanggaan bagi Ownernya, Pak Rky Refrinal Patiradjawane dan Yan Yan Pelyana.  



Kami baru saja berkumpul kembali pada hari Minggu tanggal 20 Oktober 2013 di Kampus IPB Darmaga, dalam pertemuan rutin dua mingguan member SHLB. Betapa menyenangkannya bagi kami para owner dan juga Husky kami mendapat banyak teman-teman baru di Komunitas yang baru terbentuk belum lama tersebut.



Tapi malam itu, kami mendapat khabar yang mengguncangkan perasaan kami. Pada tanggal 21 Oktober 2013, Pak Riky mengabarkan bahwa Rocky tampaknya sakit, demamnya sangat tinggi dan Rocky tidak mau makan dan minum. Kami terus memantau perkembangannya dari Grup Black Berry SHLB. Ada sesuatu firasat yang membuat kami semua merasa sangat sedih dan khawatir dengan keadaan Rocky, bahkan saya dan Anna di rumah kami merasa sangat mencekam, karena Husky kami “Carlos” nampak sangat gelisah dan terus-menerus melolong sepanjang malam, seolah-olah dia tahu bahwa akan ditinggal pergi oleh sahabatnya, Rocky. Kita tidak pernah tau apakah memang mereka dapat berkomunikasi nir jarak karena sudah ada ikatan batin, entahlah… yang pasti “Carlos” melolong-lolong dan meraung-raung, gelisah dan sedih…. sepanjang malam….”



Pada tanggal 22 Oktober 2013, dini hari +/-jam 02.00 pagi Black berry masanger kami berbunyi dan khabar sedih itu pun kami terima:                                   



“Telah berpulang ke Rahmatullah, anak kami tercinta, Rocky Patrick Alexander, kiranya Tuhan memberikan tempat yang mulia di surga. Jika ada perbuatannya semasa hidup yang kurang berkenan, mohon dimaafkan. Jika ada info tempat pemakaman Husky di Jabodetabek, mohon informasinya ya… Salam refrinal dan yan Yan…”  Begitulah bunyi BBM dari pak Rky Refrinal.



Segera saja Grup BBM pun ramai dengan ucapan belasungkawa dari para anggota SHLB. Berikut ucapan turut berduka dari para member SHLB. Berikut ini adalah perbincangan dan ucapan turut berdukacita dari para member SHLB:



Stephen Barnabas: “Selamat jalan Rocky Patrick Alexander, teman kami tercinta… Buat pak Rky dan yan Yan yang tabah ya…”



Boni: “Yang tabah ya pak Rky dan yan Yan.”



Rky Refrinal: “Iya ini lagi mencari tempat pemakamannya… Amin… Air mata saya mengalir terus, ga mampu menahan sedih… dia sahabat yang sangat sabar dan sangat baik…”



Brahma Wilyandrie Kandahdjaja: “Buat pak Riky dan yan yan semoga diberikan ketabahan.”



Lily Noel Uya: “Saya turut berdukacita pak atas meninggalnya Rocky. Semoga Rocky berada dalam pangkuan Abraham. Selamat jalan Rocky.”



Andrian: “Turut berdukacita pak atas meninggalnya Rocky. Yang tabah ya pak Ricky.”



Rky refrinal: “Iya, kami benar-benar sedih dan terpukul… dia sahabat yang baik yang selalu ada, meramaikan rumah, menenangkan hati dan selalu berupaya menghibur…”



Leonardus Gita Gouw: “Turut berduka ya pa.. Koq bisa ya pa? padahal dia sehaaat banget …”



Riky refrinal: “Iya, tapi memang firasat dia mau pergi ada… mendadak sangat manja, suka tidur di pelukan… Dia manjaa banget beberapa minggu ini ga seperti biasanya… rupanya itu cara dia pamitan…”



Leonardus Gita Gouw: “Sakit atau gimana pa?”



Rky Refrinal: “Ga sakit sebenernya, Cuma demam… sepulang dari Darmaga, dia demam… Semalam karna panasnya tinggi dan sempat muntah, akhirnya dibawa ke Dokter, namun meninggal di pelukan yan yan… Ini air mata saya mengalir terus… Sedih banget…”



Leonardus gita Gouw: “Iyaa pa… Heat Stroke pa… panas dalam tubuh berlebih…”



Leo Fernando Accelera: “Pak Ketua, turut berduka yaa…”



Rob Renee kenel: “Turut berduka Bro Rky atas meninggalnya Rocky…”



Ingrid Arynda: “RIP Rocky… yang tabah ya paK Rky dan yan yan…."



Yan Yan Peliyana Setiawan: “Terimakasih teman-teman atas supportnya. Hari ini Rocky dikremasi…. Ternyata sedih banget ya ditinggalin itu…”



Rky Refrinal: “All saya sangat sedih dan terpukul, kehilangan sahabat, anak yang selama ini menghiasi hari-hari yang indah, dan tiada hari tanpa kenangan bersama Rocky…  untuk sementara saya vakum dulu ya dari seluruh kegiatan, Stephen bisa menjalankan organisasi ini dibantu yang lain. Terimakasih atas pengertiannya, semoga Tuhan memberikan penghiburan kepada kami.. Amin…”



Ingrid Arynda: “Amin.”



Brahma Wilyandrie kandahdjaja: “Tenang aja pak, kita di sini semua mesti saling support. Kegiatan kita itu kan dari kita untuk kita… Keep Spirit pak Rky dan yan yan. Selamat jalan Rocky, semoga tenang di alam sana.’



Stephen Barnabas: “Selamat jalan Rocky… Cinta, persahabatan dan kenangan kita akan tetap abadi… Pak Rky dan yan yan yang tabah ya dan tetap semangat…”



Rob renee Kenel: “Pasti pak Rky sangat2 sedih, sdh seperti keluarga sendiri… Sekali lagi saya turut berduka dan sedih… atas meninggalnya Rocky.”



Thomas Joseph: “Sama… Saya turut berduka dan sedih atas meninggalnya Rocky.”



Rob Renee kenel: “Teman aku pernah ditinggal Kintamani pertamanya, dikremasi dan abu jenasahnya disimpan sampai satu tahun dan akhirnya dilepas di laut bebas di bali, tempat asal Anjing Kintamani.”



Dot Pet Club (Novan): “Turut berduka cita pa Rky.”



Rky Refrinal: “Bagi kami, Rocky itu bagian dari keluarga, dia dibesarkan dengan segala cinta… hingga kini air mata saya juga yan yan dan lainnya terus saja mengalir… padahal kami ga pernah menangis… kepergiannya memang meninggalkan duka yang mendalam, dan kesedihan yang tak terhingga… Kasian Patricia… dia dibesarkan oleh Rocky sejak kecilnya, dijaga… dan Rocky selalu mengalah… Semalam saya berdoa agar Tuhan memanjangkan umurnya… namun rupanya Tuhan tak mau mendengar…”



Ingrid Arynda: “Yang tabah pak… Mungkin memang Tuhan lebih butuh Rocky di Surga… Karna Dia yakin, Bapak dan yan Yan mampu menjaga Patricia dengan baik…”



Rky Refrinal: “Iya… tidur aja sering saya pelukin… dia suka digendong, walau gede tapi tetap saya gendong…”



Stephen Barnabas: “Memang kesedihan ditinggal oleh  anjing kesayangan kita itu tidak bisa hilang, saya juga pernah merasa sangat kehilangan ketika ditinggal sama Brandy beberapa tahun yang lalu… kesedihan saya masih terasa sampai sekarang…”  www.stephenbarn.blogspot.com  “Saya selalu teringat dengan kata-kata Ben Hur lampman yang selalu menghibur saya: “Tempat yang paling tepat untuk menguburkan seekor anjing yang baik adalah di dalam hati tuannya.” ”Sekarang Rocky sudah menjadi Anjing Bersayap yang berbahagia… Cinta dan persahabatan dengannya akan tetap selamanya.”



Rky Refrinal: “Semalam dia meninggal di pelukan…”



Teguh Hartadi: “Turut berduka cita ya pak….”



Rky Refrinal: “Saya ciumin terus-menerus, dan minta dia jangan pergi, saya pun meminta pada Tuhan… tapi tak di dengar… Ini di rumah semua pada terdiam… senyap… Patrice juga yang biasanya periang, sekarang terdiam…”



Ingrid Arynda: “Bapak harus kuat… Bapak sayang Patrice juga kan? “



Rky Refrinal: “Wah sayang kami sekeluarga ke mereka melebihi sayang ke siapa pun…”  



Ingrid Arynda: “Kalau Bapak sedih terus, gimana Patrice? Ayo pak yang kuat… Rocky juga ga mau papanya sedih terus…”



Rky Refrinal: “Cuma perasaan saya memang sensitif… ini aja air mata saya mengalir terus.”



Thomas Joseph: “Tabah Bro Rky…”


Rky Refrinal: “Saya kangen sama Rocky yang sering loncat-loncat ke pelukan saya, senyum dan suka ciumin saya kalo tidur. Dia suka menghibur… selalu menghibur… tulus… saya bahkan merasakan tulusnya anjing melebihi tulusnya manusia… Ok All, terimakasih atas supportnya ya… Saya mau gendong patricia dulu… ajak ngobrol… Salam 

Rocky dan Patrice, pulang dengan ceria sehabis kumpul di Kampus IPB Darmaga


Si Rocky pulas banget tidur di kasur...


Dia yang selalu sabar menghadapi Patricia


Mereka Kakak beradik yang selalu ceria dan saling menyayangi


pengennya berdua Hahahaha...


Rocky Bobo dikasur nyenyak banget


 Rocky tidur di kasur pulas banget


Mimpi yang indah ya nak...


Saat terakhir Rocky bersama Patricia... Sehari sebelum meninggal...


 RIP Rocky



 Jenasah Rocky setelah dimandikan


Persiapan kremasi Rocky... The Beloved Dog...


 Siap dikremasi



 you still in my heart and unforgetable, I love u son and always miss you..(Rky Refrinal)



 Rocky ketika berumur 9 bulan

Selasa, 07 Januari 2014

Pembentukan kepengurusan yang Baru 2014

Sehubungan dengan kesibukan Pak Rky Refrinal dalam pekerjaannya, maka beliau mengundurkan diri sebagai Pengurus SHLB. Untuk itu pada tanggal 21 Desember 2013 SHLB melakukan Rapat pembentukan kembali Pengurus yang baru di Sekretariat SHLB, Jln Srigunting No.14 Tanah Sareal Bogor.  Dari hasil Rapat tersebut akhirnya terbentuklah Formasi kepengurusan yang baru sbb:

Penasehat     :  Teguh Hartadi
Ketua            :  Leonardus Gita Gouw
Wakil Ketua :  Anton Pranata
Sekretaris     :  Ferry Sutrisno
Bendahara    :  Ingrid Arynda Sinaga
 

Sejarah Pertamakali Berdirinya SHLB



Berdirinya SHLB diawali dengan bertemunya beberapa orang yang sangat care/mencintai trah Siberian Husky di Taman Kencana Bogor, yang kemudian secara rutin melakukan pertemuan dan tukar informasi setiap dua minggu sekali bersama Siberian Husky kesayangannya.

Tujuan awal didirikannya komunitas ini adalah untuk ajang silahturahmi dan menyatukan para pecinta Siberian Husky sehingga dapat menjadi suatu wahana untuk bertukar informasi, tips, pengalaman, cara-cara memelihara, merawat, dan melatih anjing Siberian Husky.

Dengan adanya rasa persahabatan yang sehat dan komitmen yang tinggi kami berusaha mengikat kekompakan ini sehingga timbul kesepakatan untuk membentuk komunitas dimana setiap anggota dapat mengkomitmenkan diri dan memperluas relasi antara pencinta / penggemar Siberian Husky di Bogor dan sekitarnya. Maka pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2013 terbentuklah komunitas Siberian Husky Lovers Bogor (SHLB) dengan susunan pengurus:




Penasehat     :  Teguh Hartadi
Ketua           :  Riky Refrinal Patiradjawane
Wakil Ketua :  Stephen Barnabas
Sekretaris 1  :  Novan Prasetya
Sekretaris 2  :  Eggi (Gie)

Kemudian dikarenakan adanya kesibukan yang sangat padat akhirnya Mbak Gie minta supaya posisinya digantikan oleh orang lain, maka diangkatlah Sdr. Yusuf Surya Setiadi Slamet menggantikan posisi Mbak Gie sebagai Sekretaris 2. Jadi susunan pengurus periode pertama adalah sebagai berikut:



Penasehat     :  Teguh Hartadi
Ketua           :  Riky Refrinal Patiradjawane
Wakil Ketua :  Stephen Barnabas
Sekretaris 1  :  Novan Prasetya
Sekretaris 2  :  Yusuf Surya Setiadi Slamet


Komunitas SHLB didirikan bersama oleh:

 


Ana Hakim
Andrian
Anton Pranata
Arkadius Bayu Sihombing
Bonifasius Deo
Brahma Wilyandrie Kandahdjaya
Eggi (Gie)
Ingrid Arynda
Juvensius Viosandy
Leonardus Gita Gouw
Leo Fernando Accelera
Novan Prasetya
Rian
Riky Refrinal Patiradjawane
Robert Irawan
Stephen Barnabas
Teguh Hartadi
Togi Sinurat
Yan Yan Peliyana
Yusuf Surya Setiadi Slamet