Rabu, 08 Januari 2014

Rocky: Kenangan Yang Abadi




Rasanya belum begitu lama kami mengenalnya, tapi ternyata pertemuan kami yang singkat itu telah memberi kami kesan yang sangat mendalam. Sahabat kami, Rocky, Anjing Siberian Husky yang tampan. Bulu hitamnya yang mengkilat dan keanggunan gayanya menunjukkan bahwa dia merupakan kebanggaan bagi Ownernya, Pak Rky Refrinal Patiradjawane dan Yan Yan Pelyana.  



Kami baru saja berkumpul kembali pada hari Minggu tanggal 20 Oktober 2013 di Kampus IPB Darmaga, dalam pertemuan rutin dua mingguan member SHLB. Betapa menyenangkannya bagi kami para owner dan juga Husky kami mendapat banyak teman-teman baru di Komunitas yang baru terbentuk belum lama tersebut.



Tapi malam itu, kami mendapat khabar yang mengguncangkan perasaan kami. Pada tanggal 21 Oktober 2013, Pak Riky mengabarkan bahwa Rocky tampaknya sakit, demamnya sangat tinggi dan Rocky tidak mau makan dan minum. Kami terus memantau perkembangannya dari Grup Black Berry SHLB. Ada sesuatu firasat yang membuat kami semua merasa sangat sedih dan khawatir dengan keadaan Rocky, bahkan saya dan Anna di rumah kami merasa sangat mencekam, karena Husky kami “Carlos” nampak sangat gelisah dan terus-menerus melolong sepanjang malam, seolah-olah dia tahu bahwa akan ditinggal pergi oleh sahabatnya, Rocky. Kita tidak pernah tau apakah memang mereka dapat berkomunikasi nir jarak karena sudah ada ikatan batin, entahlah… yang pasti “Carlos” melolong-lolong dan meraung-raung, gelisah dan sedih…. sepanjang malam….”



Pada tanggal 22 Oktober 2013, dini hari +/-jam 02.00 pagi Black berry masanger kami berbunyi dan khabar sedih itu pun kami terima:                                   



“Telah berpulang ke Rahmatullah, anak kami tercinta, Rocky Patrick Alexander, kiranya Tuhan memberikan tempat yang mulia di surga. Jika ada perbuatannya semasa hidup yang kurang berkenan, mohon dimaafkan. Jika ada info tempat pemakaman Husky di Jabodetabek, mohon informasinya ya… Salam refrinal dan yan Yan…”  Begitulah bunyi BBM dari pak Rky Refrinal.



Segera saja Grup BBM pun ramai dengan ucapan belasungkawa dari para anggota SHLB. Berikut ucapan turut berduka dari para member SHLB. Berikut ini adalah perbincangan dan ucapan turut berdukacita dari para member SHLB:



Stephen Barnabas: “Selamat jalan Rocky Patrick Alexander, teman kami tercinta… Buat pak Rky dan yan Yan yang tabah ya…”



Boni: “Yang tabah ya pak Rky dan yan Yan.”



Rky Refrinal: “Iya ini lagi mencari tempat pemakamannya… Amin… Air mata saya mengalir terus, ga mampu menahan sedih… dia sahabat yang sangat sabar dan sangat baik…”



Brahma Wilyandrie Kandahdjaja: “Buat pak Riky dan yan yan semoga diberikan ketabahan.”



Lily Noel Uya: “Saya turut berdukacita pak atas meninggalnya Rocky. Semoga Rocky berada dalam pangkuan Abraham. Selamat jalan Rocky.”



Andrian: “Turut berdukacita pak atas meninggalnya Rocky. Yang tabah ya pak Ricky.”



Rky refrinal: “Iya, kami benar-benar sedih dan terpukul… dia sahabat yang baik yang selalu ada, meramaikan rumah, menenangkan hati dan selalu berupaya menghibur…”



Leonardus Gita Gouw: “Turut berduka ya pa.. Koq bisa ya pa? padahal dia sehaaat banget …”



Riky refrinal: “Iya, tapi memang firasat dia mau pergi ada… mendadak sangat manja, suka tidur di pelukan… Dia manjaa banget beberapa minggu ini ga seperti biasanya… rupanya itu cara dia pamitan…”



Leonardus Gita Gouw: “Sakit atau gimana pa?”



Rky Refrinal: “Ga sakit sebenernya, Cuma demam… sepulang dari Darmaga, dia demam… Semalam karna panasnya tinggi dan sempat muntah, akhirnya dibawa ke Dokter, namun meninggal di pelukan yan yan… Ini air mata saya mengalir terus… Sedih banget…”



Leonardus gita Gouw: “Iyaa pa… Heat Stroke pa… panas dalam tubuh berlebih…”



Leo Fernando Accelera: “Pak Ketua, turut berduka yaa…”



Rob Renee kenel: “Turut berduka Bro Rky atas meninggalnya Rocky…”



Ingrid Arynda: “RIP Rocky… yang tabah ya paK Rky dan yan yan…."



Yan Yan Peliyana Setiawan: “Terimakasih teman-teman atas supportnya. Hari ini Rocky dikremasi…. Ternyata sedih banget ya ditinggalin itu…”



Rky Refrinal: “All saya sangat sedih dan terpukul, kehilangan sahabat, anak yang selama ini menghiasi hari-hari yang indah, dan tiada hari tanpa kenangan bersama Rocky…  untuk sementara saya vakum dulu ya dari seluruh kegiatan, Stephen bisa menjalankan organisasi ini dibantu yang lain. Terimakasih atas pengertiannya, semoga Tuhan memberikan penghiburan kepada kami.. Amin…”



Ingrid Arynda: “Amin.”



Brahma Wilyandrie kandahdjaja: “Tenang aja pak, kita di sini semua mesti saling support. Kegiatan kita itu kan dari kita untuk kita… Keep Spirit pak Rky dan yan yan. Selamat jalan Rocky, semoga tenang di alam sana.’



Stephen Barnabas: “Selamat jalan Rocky… Cinta, persahabatan dan kenangan kita akan tetap abadi… Pak Rky dan yan yan yang tabah ya dan tetap semangat…”



Rob renee Kenel: “Pasti pak Rky sangat2 sedih, sdh seperti keluarga sendiri… Sekali lagi saya turut berduka dan sedih… atas meninggalnya Rocky.”



Thomas Joseph: “Sama… Saya turut berduka dan sedih atas meninggalnya Rocky.”



Rob Renee kenel: “Teman aku pernah ditinggal Kintamani pertamanya, dikremasi dan abu jenasahnya disimpan sampai satu tahun dan akhirnya dilepas di laut bebas di bali, tempat asal Anjing Kintamani.”



Dot Pet Club (Novan): “Turut berduka cita pa Rky.”



Rky Refrinal: “Bagi kami, Rocky itu bagian dari keluarga, dia dibesarkan dengan segala cinta… hingga kini air mata saya juga yan yan dan lainnya terus saja mengalir… padahal kami ga pernah menangis… kepergiannya memang meninggalkan duka yang mendalam, dan kesedihan yang tak terhingga… Kasian Patricia… dia dibesarkan oleh Rocky sejak kecilnya, dijaga… dan Rocky selalu mengalah… Semalam saya berdoa agar Tuhan memanjangkan umurnya… namun rupanya Tuhan tak mau mendengar…”



Ingrid Arynda: “Yang tabah pak… Mungkin memang Tuhan lebih butuh Rocky di Surga… Karna Dia yakin, Bapak dan yan Yan mampu menjaga Patricia dengan baik…”



Rky Refrinal: “Iya… tidur aja sering saya pelukin… dia suka digendong, walau gede tapi tetap saya gendong…”



Stephen Barnabas: “Memang kesedihan ditinggal oleh  anjing kesayangan kita itu tidak bisa hilang, saya juga pernah merasa sangat kehilangan ketika ditinggal sama Brandy beberapa tahun yang lalu… kesedihan saya masih terasa sampai sekarang…”  www.stephenbarn.blogspot.com  “Saya selalu teringat dengan kata-kata Ben Hur lampman yang selalu menghibur saya: “Tempat yang paling tepat untuk menguburkan seekor anjing yang baik adalah di dalam hati tuannya.” ”Sekarang Rocky sudah menjadi Anjing Bersayap yang berbahagia… Cinta dan persahabatan dengannya akan tetap selamanya.”



Rky Refrinal: “Semalam dia meninggal di pelukan…”



Teguh Hartadi: “Turut berduka cita ya pak….”



Rky Refrinal: “Saya ciumin terus-menerus, dan minta dia jangan pergi, saya pun meminta pada Tuhan… tapi tak di dengar… Ini di rumah semua pada terdiam… senyap… Patrice juga yang biasanya periang, sekarang terdiam…”



Ingrid Arynda: “Bapak harus kuat… Bapak sayang Patrice juga kan? “



Rky Refrinal: “Wah sayang kami sekeluarga ke mereka melebihi sayang ke siapa pun…”  



Ingrid Arynda: “Kalau Bapak sedih terus, gimana Patrice? Ayo pak yang kuat… Rocky juga ga mau papanya sedih terus…”



Rky Refrinal: “Cuma perasaan saya memang sensitif… ini aja air mata saya mengalir terus.”



Thomas Joseph: “Tabah Bro Rky…”


Rky Refrinal: “Saya kangen sama Rocky yang sering loncat-loncat ke pelukan saya, senyum dan suka ciumin saya kalo tidur. Dia suka menghibur… selalu menghibur… tulus… saya bahkan merasakan tulusnya anjing melebihi tulusnya manusia… Ok All, terimakasih atas supportnya ya… Saya mau gendong patricia dulu… ajak ngobrol… Salam 

Rocky dan Patrice, pulang dengan ceria sehabis kumpul di Kampus IPB Darmaga


Si Rocky pulas banget tidur di kasur...


Dia yang selalu sabar menghadapi Patricia


Mereka Kakak beradik yang selalu ceria dan saling menyayangi


pengennya berdua Hahahaha...


Rocky Bobo dikasur nyenyak banget


 Rocky tidur di kasur pulas banget


Mimpi yang indah ya nak...


Saat terakhir Rocky bersama Patricia... Sehari sebelum meninggal...


 RIP Rocky



 Jenasah Rocky setelah dimandikan


Persiapan kremasi Rocky... The Beloved Dog...


 Siap dikremasi



 you still in my heart and unforgetable, I love u son and always miss you..(Rky Refrinal)



 Rocky ketika berumur 9 bulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar